Minggu, 01 Januari 2017

Tips Membuat Curiculum Vitae


CV = Kesuksesan Anda (Jika anda mengelolanya dengan benar)

Curiculum Vitae (CV) anda ibarat cermin bagi perekrut di perusahaan yang anda
lamar. Dengan membacanya, seorang rekruiter akan segera bisa membayangkan
seperti apa anda, bahkan sebelum mereka melihat anda. Profesionalkah, lamban
atau tukang mengeluh?. Karenanya,berhati-hatilah dalam membuat Curiculum Vitae
(CV) atau daftar riwayat hidup anda.Kalau salah memasukkan informasi, bukan
tak mungkin kesempatan anda melayang.

1. Wajah CV.
Siapa yang tidak menyukai wajah cantik atau penampilan menarik? perumpamaan
itupun berlaku ketika anda membuat CV. Sekalipun anda pintar dan profesional,
perekrut tak akan tertarik membaca CV anda jika terlihat tidak menarik.
Karenanya, kertas dan huruf adalah hal yang perlu diperhatikan dengan seksama
untuk memastikan CV anda dibaca sampai selesai.

a. Kertas :
Jangan menggunakan kertas bergaris, berwarna atau yang desainnya meriah.Kesan
yang timbul dengan menggunakan kertas jenis ini adalah : tidak profesional dan
kuno.Sebaiknya gunakan kertas HVS putih polos dan ketik lamaran anda
menggunakan komputer. Jangan pernah mengirimkan fotokopi CV, karena anda
akan dianggap tidak menghargai perusahaan yang anda lamar. Biasakan
mengeprint beberapa set CV anda sekaligus, sehingga anda tak akan kerepotan
ketika tiba-tiba harus mengirim lamaran.

b. Huruf :
Usahakan mengetik CV anda dengan komputer, karena akan lebih terjamin
kerapihannya dibanding kalau anda menggunakan mesin tik manual.Untuk jenis
huruf yang pantas dalam pengetikan CV, gunakan pilihan huruf yang sederhana
tapi jelas terbaca, misalnya : Arial atau Times New Roman. Jangan memilih
huruf yang membuat efek ukiran, karena akan memusingkan orang yang membacanya
dan mengesankan anda seorang amatiran. Gunakan tinta hitam.

2. Isi CV
Untuk 'menjual' diri anda pada perusahaan yang anda lamar, sebaiknya kemukakan
hal-hal yang pantas diketahui. Adalah hal yang mutlak untuk menampakkan
kejujuran dalam CV anda, tetapi bukan berarti anda mengobral diri anda dengan
menuliskan hal-hal yang tidak perlu, misalnya tinggi dan berat badan, kondisi
kesehatan atau jumlah anak.

a. Data diri :
Pada bagian ini jelaskanlah hal-hal yang secara prinsip harus diketahui
perusahaan tempat anda melamar, yaitu: nama lengkap, tempat/tanggal lahir,
alamat dan nomor telephone.

b. Pendidikan:
Pada bagian ini yang perlu disebutkan adalah sertifikat yang berkaitan dengan
pendidikan formal anda, nama lembaga pendidikan tempat anda pernah menimba
ilmu, bidang studi, prestasi, penghargaan atau kursus yang signifikan dengan
pendidikan anda. Kalau anda pernah mendapatkan beasiswa, penghargaan sebagai
pemenang lomba karya tulis atau pernah kursus bahasa asing atau komputer, maka
tuliskanlah dengan singkat dan jelas.

c. Pengalaman Kerja :
Sebutkan dengan singkat dan jelas di perusahaan mana saja anda pernah bekerja.
Jika anda pernah bekerja kurang dari enam bulan di suatu perusahaan, sebaiknya
jangan ditulis kecuali ada hal khusus yang anda yakini baik untuk perkembangan
karir anda.Tuliskan dengan singkat apakah anda pernah mempunyai prestasi di
tempat kerja anda yang lama. Hindari untuk menyebutkan nama bos anda yang lama
atau nomor telephone perusahaan anda yang lama.

d. Aktivitas dan keterampilan khusus:
Point ini sifatnya tidak harus. Jika anda memang mempunyai kegiatan atau
keterampilan yang memang mendukung, tuliskanlah. Misalnya: mengikuti
perkumpulan filateli, sekretaris atau punya keterampilan menulis steno,
manajemen dll.

e. Minat :
Sebutkan dengan singkat minat anda yang anda yakin positif dan signifikan
untuk peningkatan karir anda.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar